Masjid Al Aqsa Menara Kudus, wujud Akulturasi dan toleransi Agama Islam dan agama sebelumnya

Masjid menara Kudus adalah ikon yang sudah terkenal untuk kota Kudus , bahkan menjadi salah satu tujuan wisata rohani dan ziarah bagi umat muslim di Jawa.

Masjid Al Aqsa - Menara Kudus

Masjid menara Kudus mempunyai arsitektur khas dan unik yang sangat berbeda dengan arsitektur masjid di Kudus pada umumnya.

Keunikan ini sangat terlihat Khususnya di bagian Menara yang dulunya digunakan sebagai tempat Adzan, sekilas arsitektur menara Masjid yang bernama MasjidAl Aqsa ini tampak seperti araitektur candi Hindu di jaman majapahit.

Menurut sejarah, masjid ini memang didesain oleh Sunan Kudus dibuat menyerupai candi sebagai bentuk akulturasi budaya dan Agama Hindu. Terlihat sebagai wujud toleransi antar umat beragama pada saat itu.

Selain menara masjid, Di bagian pintu masuk masjid juga terdapat semacam gapura yang juga mirip pintu masuk candi candi majapahit waktu itu

Gerbang masjid menara kudus
Pintu unik yang berada di bagian dalam masjid menara Kudus

Selain arsitekturnya yang khas, salah satu hal yang menjadi alasan untuk tertarik dengan masjid Menara kudus ini adalah adanya makam salah satu Wali 9, makam Sunan Kudus atau yang bernama asli Raden Sunan Said ini terletak satu komplek dengan bangunan masjid Menara Kudus ini.

Masjid menara kudus hampir setiap hari hampir selalu ramai dengan jamaah masjid maupun para peziarah makam sunan kudus. Selain itu, masjid Menara Kudus juga sering dipakai para santri yang menuntut ilmu di pondok-pondok pesantren yang ada di sekitarnya.

Makam sunan kudus
Gerbang Masuk makam sunan Kudus

Jika akan masuk ke komplek makam Sunan Kudus maupun ke dalam bangunan masjid diwajibkan dalam keadaan suci atau berwudhu sebelumnya.

Nah, di komplek masjid ini salah satu keunikan lain adalah adanya tempat wudhu berbentuk kolam dan pancuran yang berarsitektur klasik.

Air yang keluar dari tempat wudhu berbahan batu bata merah ini terasa sekali segarnya, entah hanya perasaan saya atau memang ini pengaruh dari bahan dasar pembuatan tempat wudhu klasik ini.

Sebetulnya ada sedikit rasa malu dalam diri saya, sebagai orang yang lahir dan besar di kota Kudus, baru sekarang saya sempat mengekplore keindahan dan terkagum kagum dengan keindahan masjid Menara Kudus ini.

Tapi seperti kata pepatah, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali bukan..hehehe..

Jika anda melintas atau sedang ada tujuan kunjungan ke daerah sekitar kota Kudus, saya rekomendasikan untuk singgah ke masjid Menara Kudus ini.

Setelah itu, dilanjut menikmati makanan khas kota Kudus seperti Soto Kerbau dan Sate Kerbau Kudus.

Selamat berkunjung ke kota Kudus ya gaes, silahkan singgah ke gubug sumber78 jika berkenan.

(SUMBER78)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *