Wisata Batu sungai di cat warna warni di desa rahtawu menuai kecaman dan protes dari sebagian warga kudus

Travelling

Pengecatan batu sungai menjadi warna warni di desa rahtawu menjadi viral. Bahkan tidak sedikit yang mengecam tindakan ini.

Radar kudus
Foto : radar kudus

Pengecatan batu sungai di desa rahtawu ini menjadi viral. Desa rintisan wisata di desa gebog, kabupaten kudus ini memang sedang berbenah dan berusaha meningkatkan sektor wisata.

Kejadian pengecatan batu sungai menjadi warna warni ini awalnya bertujuan untuk menarik minat wisata. Hal ini dilakukan oleh seorang pengelola tempat wisata di desa Rahtawu. Ide pengecatan ini berawal dari keinginan salah seorang pengelola setelah berkunjung ke Jogjakarta dan ada tempat wisata yang juga mengandalkan lokasi batu berwarna warni.

Saat ini sedang dilakukan kajian dan diskusi antara pemilik dan dinas terkait soal kelanjutan status batu sungai di cat warna warni ini.

Batu warna warni desa rahtawu
Batu di cat warna warni desa rahtawu

Terlepas dari konflik soal batu yang di cat warna warni ini, Desa Rahtawu memang menyajikan keindahan alam lereng pegunungan yang sejuk dan indah. Ditambah sebuah aliran sungai dengan batu batuan besar yang menjadi daya tarik wisatawan beberapa waktu terakhir.

Di sepanjang pinggiran sungai di kelola menjadi rumah makan dan wahana permainan air sungai. Pengelola rumah makan menata sedemikian rupa lokasi rumah makan mereka agar menjadi tempat yang bagus dan menjadi tujan berfoto selfie wisatawan.

Pemandian wisata alami rahtawu
Wisata pemandian alami desa rahtawu , foto : expore kudus

Selain wisata kulinernya, di desa Rahtawu ini juga terdapat air terjun , pemandian alam, dan juga puncak natas angin yang menjadi favorit wisatawan untuk melepas sejenak kepenatan setelah bekerja atau sekolah.

Desa rahtawu
Foto : instagram

Aksesnya menuju ke desa rahtawu bisa ditempuh dengan kendaraan roda 4. Dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota kudus menuju ke arah desa gebog.

Sempatkan berkunjung ke rahtawu saat anda singgah di kota kudus.

(Sumber78)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *